Musim Corona, Awas Tawaran Bisnis Penipuan


Tiba-tiba muncul di inbox pesan dari orang tak jelas. Mula-mula bicara sebuah asuransi penipuan. Ujungnya menawarkan penipuan lain.

Ini musim susah cari penghasilan. Karena Corona semuanya terdampak. Mulanya bisnis yang pakai bepergian, atau bisnis yang pakai kumpul-kumpul di-stop. Jutaan orang kehilangan penghasilan. Ada yang sebagian, ada yang jadi nol. Jutaan orang jadi berkurang daya beli, bisnis lain ikut-ikutan terdampak. Semua mata air pencaharian mengering.

Dan orangpun ramai-ramai mencari mata pencaharian lain. Semua orang memeras pikiran, kesana kemari mencari peluang. Lalu seperti biasa, selalu ada yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Si iblis raja tega yang menjerumuskan orang kesesusahan ke dalam kesusahan yang lebih dalam.

Dan tawaran-tawaran dengan janji super manis pun berseliweran di layar HP. Kadang nyasar di inbox, kadang iklan yang seperti paham isi hati. Ada banyak kata-kata indah. Passive income, menabung digaji, nonton iklan dibayar, kerja dari rumah. Kata-kata yang sangat cocok di musim pandemi.

Masalahnya adalah: Semua, sekali lagi, semua tawaran bisnis yang terlalu manis itu adalah bodong. Bodong artinya palsu. Hoax, bohong.

Tiga Macam tawaran bisnis penipuan

Kalau melihat berbagai iklan di internet, tawaran-tawaran penipuan itu ada 3 macam.

Skema Ponzi alias arisan berantai

Janji untung 1% sehari sekarang lagi trend. Kalau benar, ini menandakan luar biasanya orang Indonesia. Orang-orang Jepang, Eropa, Amerika pasti kagum kalau tahu. Ternyata orang Indonesia itu pintar bikin bisnis. Dan bukan cuma pintar, tapi juga baik hati. Bisnis untung besar mereka tak mau sendiri, tapi mengajak orang lain.

Sayangnya itu bisa dipastikan penipuan.Tak ada satu bisnis pun yang mau menawarkan ke publik, ke umum, keuntungan besar yang tetap. 2% sebulan, 5 % apalagi, 10% apalagi.

Uang anda akan dipakai untuk membayar untung member lama. Anda sendiri akan dapat untung kalau nanti ada member baru. Member baru tak ada atau sepi, Anda buntung.

Skema ponzi menyamar menjadi berbagai bisnis. Ada yang bisnis cryptocurrency (ini yang paling banyak), bisnis periklanan, bisnis e-money. Ada juga yang menyamar sebagai himpunan pengusaha.

Contoh skema seperti ini adalah Dream for Freedom, Give for Dream, HIPO, FKPN, Hector Trade, Memiles, V-tube, Pay2pay dan sederet penipuan lainnya.

Tawaran MLM sesat

Ini jenis tawaran jadi mitra MLM, tapi MLM-nya MLM sesat. Kalau ada tawaran seperti, ‘cukup dapatkan 2 mitra’, ‘cukup dapatkan 3 mitra’, ‘cukup bina kanan bina kiri’, ‘bonus referal yang dahsyat’, ‘dapatkan reward rumah mewah’, itu bisa dipastikan MLM sesat.

Contoh bisnis ini adalah Smart in Pays, Eco Racing, Paytren, Fingo, Melia sehat dan sederet MLM sesat lainnya. 3i Network juga bisa dimasukkan dalam kategori ini.

Yang sebetulnya terjadi adalah, Anda harus keluar uang untuk beli produk, beli lisensi, beli asuransi.

Apakah betul ada yang dapat rumah mewah? Bisa jadi. Tapi prosentasinya super kecil. Mungkin 1 dari 100 ribu orang.

Apa ada yang dapat penghasilan yang cukup dari bisnis MLM sesat? Ada tapi prosentasinya tetap kecil. Tak ada 1%. Hanya member di puncak tertinggi. Tak percaya? Tanya saja ke MLM nya. Kalau mereka mau jujur dan berani malu, akan ketahuan fakta mengerikannya.

Trading

Tawaran ini biasanya pakai kata ‘potensi’. Potensi keuntungan 1% sehari. Biasanya penipuan yang berkedok trading, baik trading tanpa robot, auto pilot ataupun trading future.

Benar bahwa potensinya bisa 1% sehari. Malah 10% sehari juga bisa. Mirip dengan judi. Ada menang ada kalah.

Tapi yang tak dikatakan oleh yang menawarkan adalah, potensi kalahnya. Untung bisa 1% sehari, tapi bisa juga kalah 10% sehari. Itulah penipuan terselubungnya.

Dan di jumlah-jamleh, dalam jangka panjang kemungkinan besarnya buntung.

Ini dia contoh tawaran yang nyasar di inbox saya beberapa jam lalu. Dari Net89

Satu tawaran bisnis penipuan yang nyasar di inbox saya

Cari alternatif, tapi tak perlu panik

Cari peluang, peras pikiran, tapi jangan panik. Orang panik gampang salah ambil keputusan. Salah-salah terjerat bisnis sesat. Mau cari pendapat orang? Cari orang yang memang ahlinya. Bukan ahli ngibul seperti Febrian Agung dan para pemain moneygame.

Kata Rhenald Kasali, yang menurut saya adalah ahli bisnis sebenarnya, pikirkan apa yang dibutuhkan orang saat ini. Kebutuhan orang yang baru muncul atau kebutuhan yang berubah karena adanya pandemi.

Sebagai contoh, orang jadi lebih butuh makanan yang bisa diantar, jual makanan ke para tetangga. Tawarkan lewat Whatsapp. Orang jadi senang berkebun karena bosan di rumah, lalu Anda tau cara bikin tanaman hidroponik, jual perlengkatannya. Orang butuh cukur rambut tanpa keluar rumah dan Anda bisa, tawarkan jasa Anda. Orang butuh masker, Anda bisa bikin? bikin dan jual. Dan empat peluang itu hanya contoh. Intinya adalah, pikirkan apa yang orang butuhkan saat sekarang. Referensi: Apa kata Rhenald Kasali

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar