Nabung 21 juta jadi 16 juta di CAR 3i Network

Beda celengan beda CAR 3i Network

Orang dulu nabung di celengan. Selama gak di maling, duitnya gak akan berkurang. Orang sekarang nabung di bank. Duit juga gak berkurang. Malah nambah walau sedikit. Tapi ada sebagain orang yang ‘nabung’ ala CAR 3i Network duitnya malah berkurang. Berkurangnya lumayan besar. Harusnya 21 juta (kalau hitungannya nabung) jadi 16 juta. Hilang 5 juta.
Bukan cuma satu orang, tapi beberapa orang. Hampir semuanya bilang, nabung 5 tahun karena rayuan maut CAR 3i Network. Harusnya hasil ‘tabungan’ 21 juta. Apa daya, hasilnya cuma 16 juta lebih sedikit. Kecewa, pasti. Tabungan macam apa itu?





Keluhan diatas diambil dari komen di artikel ‘awas banyak korban kebohongan CAR 3i Network‘ dan juga dari komen di postingan nasabah yang kecewa.

Mengapa banyak yang kecewa ‘nabung’ di CAR 3i Network?

Karena salah agen, pastinya. Mungkin agen-agen CAR 3i Network itu jenis orang yang bahasa Indonesianya dapat 5 waktu SD. Atau mungkin mereka tak pernah baca kamus.
Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, nabung itu menyimpan uang. Kalau orang bilang yuk nabung, tanpa embel-embel lain, bahkan tanpa konteks yang jelas pun, mesti orang nangkapnya yuk simpan uang. Paling jauh, yuk mengumpulkan uang. Kecuali ada embel-embel lain yang berupa keterangan. Misalnya mari menabung pahala. Atau, janganlah kamu menabung dosa. Kalau cuma menabung, ya itu artinya menyimpan uang.

Dan yang namanya menyimpan uang itu uangnya tak berkurang. Kecuali kalau dimaling.
Dan agen 3i Network itu memperdaya orang dengan istilah nabung padahal uang orang berkurang. Berkurangnya karena biaya akuisisi. Tahun pertama saja biaya akuisisinya 60%. Diambil tahun pertama, berkurangnya ya 60%. Tahun kelima kali nambah karena diinvestasikan? Buktinya tetap berkurang. Berkurangnya sampai 5 juta.

Yang disebut menabung oleh agen 3i Network itu sebetulnya asuransi plus investasi.
Asuransi itu bukan menabung. Investasi itu bukan menabung. Di KBBI pun itu asuransi dan investasi itu bukan sinonimnya menabung. Dalam bahasa bisnis pun beda. Menabung vs investasi. Yang satu menyimpan uang tanpa resiko. Satunya mengembangkan uang yang ada peluang untung, ada resiko rugi.

Jadi, adalah konyol hanya supaya polis laku terjual lalu mengganti asuransi unit link itu dengan menabung. Kelak kalau bantu anak kerjain PR, apakah sinonimnya menabung? Mereka harus jawab : Asuransi unit link. Kan error.

Lebih parahnya lagi ilustrasi semacam ini yang menyesatkan salah satu nasabah yang kecewa (Bayu Bhaskara)





Pembelaan para Agen CAR 3i Network

Kebanyakan agen CAR 3i Network itu sebetulnya adalah orang yang mendadak jadi agen asuransi. Jangan terlalu berharap mereka menanggapi keluhan dengan santun dan penuh etika. Kelakukannya malah banyak yang mirip member-member MLM sesat semacam Paytern dan Eco Racing. Ini beberapa petikan tanggapan mereka.

Makanya dibaca dulu polisnya, baru beli.

Ini jawaban seenaknya. Mereka menggunakan istilah menabung untuk promosi. Orang tersesat. Lalu mereka bilang, baca dong polisnya. Untuk jawaban seenak udel seperti ini, sebetulnya cukup dibalikin: Kamu baca juga promosinya.
Agen menulis promosi berbeda jauh dengan polis. Orang percayanya sama promosinya, lalu jadi salah beli. Begitu orang nyesel, dia bilang, baca dong polisnya.
Edun?

Kan ada biaya akuisisi, termasuk asuransi

Lha itu makanya. Kalau ada biaya akuisisi, ada asuransinya jangan bilang itu menabung, bambang.

Kan investasi kadang untung kadang rugi. Tunggu sampai 15 tahun.

Sekali lagi, makanya jangan promosi pakai kata nabung, bambaaang. Siapa suruh pakai kata nabung mengganti asuransi plus investasi?

Orang OJK juga pakai istilah menabung proteksi, menabung investasi

Orang OJK pakai istilah menabung ada keterangannya. Nabung proteksi, nabung investasi. Agen 3i tidak pakai istilah menabung proteksi, malah menabung digaji. Agen 3i pakai istilah menabung saja (tanpa embel-embel lain) itu sudah keliru. Pakai embel-embel ‘digaji’ bukan cuma keliru, tapi menyesatkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar