Yusuf Mansur berjuang supaya ummat sukses. Benarkah?


Yusuf mansur bikin video. Isinya tentang issue-issue saat ini yang beredar bahwa banyak orang tertipu Yusuf Mansur. Tentang Moyavidi, tentang patungan usaha, hotel siti dan Paytren dan tentang niatnya melaporkan yang menyebar issue.
Kutipannya begini:
“Setiap kita bikin yang syariah kita dibilang ilegal dan haram”.
“Paytren itu keren banget. Apanya yang illegal apanya yang moneygame? Justru kami ada dibarisan terdepan untuk menghadang moneygame”.
“Kita ini sedang berjuang. Multi level syariah yang pertama, emoney syariah pertama, pengen banget ummat berjaya, bangun, merdeka. Pengen banget ummat kemudian sukses, menang diatas yang lain dinegerinya sendiri. Kita pengen bangkit kita pengen bangun”.
“Saya gak pengen, usaha kita lagi membangun ekonomi ummat, kemudian malah diancurin”.

Yusuf Mansur di barisan terdepan menghadang moneygame

Yusuf Mansur ada di barisan terdepan untuk menghadang moneygame? Justru kebalikannya. Dia ada di barisan terdepan untuk mempromosikan moneygame.
Moneygame itu istilah untuk skema piramida dan skema ponzi. Orang Indonesia kenalnya moneygame. Oper-operan duit dari member baru ke member lama.
Bukti bahwa Paytren skema piramida itu jelas. Dalam permendag No. 70 2019 pasal 30, disebutkan bahwa ciri-ciri skema piramida alias moneygame adalah, salah satunya adalah: Member punya hak usaha lebih dari satu.
Di Paytren, member bisa punya hak usaha sampai 31. Jelas?
Definisi umum skema piramida adalah: Sistem penjualan dimana mitra penjual hanya akan mendapat penghasilan utamanya dari merekrut mitra penjual lain dalam jumlah berlipat ganda.
Di Paytren, mitra Paytren harus merekrut mitra penjual dalam jumlah ratusan untuk mendapatkan hasil yang signifikan.

Yusuf Mansur ingin ummat sukses.

Juga kebalikannya.
Lebih banyak ummat yang rugi daripada yang sukses di Paytren. Perbandingannya mencengangkan. Kalau mau jujur, Yusuf Mansur buka-bukaan database Paytren. Ada berapa orang yang dapat mendapat penghasilan diatas 3 juta perbulan (termasuk berbagai reward yang diperoleh), ada berapa ratus ribu orang yang rugi. Jangankan dapat penghasilan, modalpun tak kembali.
Untuk dapat penghasilan, mitra paytren harus merekrut mitra baru dalam jumlah yang banyak.
Katakan misalnya satu mitra harus dapat mitra baru 100 orang, yang 100 orang ini harus mendapat 100 orang juga, jadi 10.000. Lalu yang 10.000 juga harus cari masing-masing 100 orang juga. Jadi 1000.000. Lalu 100 juta dan seterusnya.
Apakah akan terus dapat berlangsung? Tidak. Karena jumlah penduduk terbatas, karena jumlah peminat juga terbatas.
Makin lama bisnis berjalan, makin jenuh Paytren. Makin susah member baru mendapat sejumlah member baru. Akhirnya member baru tidak mendapat apa-apa.
Itulah yang terjadi sekarang. Ratusan ribu mitra Paytren hanya mendapat zonk. Mereka rugi karena sudah membeli aplikasi Paytren ratusan ribu sampai jutaan rupiah dan tak mendapat apa-apa. Bahkan sekedar untuk beli pulsa pemakaian pribadipun Paytren tak berguna. Harganya lebih mahal dari yang lain.
Skema bisnis dimana mitra penjual lama mendapat penghasilan bila ada mitra penjual baru dalam jumlah berlipat ganda, itulah skema piramida. Dalam skema ini pasti pada akhirnya lebih banyak mitra yang rugi daripada untung. Itu makanya, bahkan di negara kafir pun skema seperti ini dilarang.
Mitra sukses kalau merekrut ratusan mitra baru. Anggap seratus mitra baru untuk sukses. Maka matematika sederhana: dari 1 yang sukses, 100 orang yang rugi. 1 ummat sukses, 100 ummat mendapat zonk. Dan Yusuf Mansur pun terbukti berbohong.
Dan kalau Yusuf Mansur, sebagai seorang Ustadz, membawa-bawa agama, memakai jargon kebangkitan ekonomi ummat lalu mempraktekkan skema bisnis sesat, itulah yang membuat banyak orang geram.
baca juga:
Moneygame Paytren

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar