Paytren: Korban ikhlas, Yusuf Mansur tertawa lepas



Ketika aku melihat Paytren, aku melihat penipuan. Ketika aku melihat Yusuf Mansur, aku melihat agama yang dilecehkan. Agama yang cuma dijadikan kostum untuk penipuan. Tak ada bedanya dengan kostum compang camping yang dipakai pengemis palsu. Cuma si pengemis palsu pakai kostum bertema belas kasihan. Yusuf Mansur pakai kostum bertema kesucian.
Dan ketika aku membaca tulisan para korban, aku terkesima.


Ada yang rugi ikut Paytren tapi tak merasa ditipu. Ikhlas saja, katanya. Anggap sebagai sedekah.
Korban yang ikhlas seperti ini bukan cuma satu.

Ada banyak yang merasa rugi. Dan faktanya, Dugaan saya lebih dari 90% mitra Paytren merasa rugi. Tapi mereka diam. Tak merasa tertipu, tak merasa dibohongi. Paling jauh hanya ingin menjual lisensi Paytren.




Dan sesungguhnya, ikhlas menjadi korban Paytren sama saja membiarkan Yusuf Mansur melecehkan agama. Sama saja tak perduli bahwa Yusuf Mansur akan terus melecehkan agama. Menjadikan agama sebagai kedok untuk mencari uang.

Apa Yusuf Mansur melakukan penipuan?

Penipuan adalah BERBOHONG untuk mengambil untung, supaya Anda menyerahkan uang.
Apakah Yusuf Mansur berbohong?
Yusuf mansur berbohong bahwa Paytren adalah solusi bayar-bayar. Orang bisa dapat untung kalau pakai Paytren. Nyatanya pulsa disana lebih mahal dimana untungnya?
Yusuf Mansur berbohong bahwa Paytren adalah pekerjaan yang mudah diperoleh. Paytren jadi bikin orang gampang punya mobil, rumah, umroh, pergi haji seperti pada video ini:


Nyatanya, jangankan jadi pekerjaan yang menghasilkan. Balik modalpun tidak. Apakah itu bukan penipuan? Jelas penipuan.
Tapi itu jual beli. Mereka terima uang, saya terima lisensi. Apa itu penipuan?
Tetap penipuan. Orang jual barang katanya bisa begini begitu, padahal tidak. Per definisi (lihat akhir tulisan) jelas penipuan. Yusuf mansur jual lisensi Paytren katanya bisa membuat Anda begini begitu padahal tidak. Itu penipuan.
Wow, jangan sembarangan. Terbukti kok ada yang dapat brio sampai pajero.
Ini bahasan yang menarik. Sebetulnya, dalam bisnis dimana orang harus punya downline ratusan untuk dapat reward, yang terjadi adalah: Hanya segelintir orang yang dapat reward tersebut..
Ada berapa persen yang dapat mobil di Paytren? Tak akan lebih dari 1%. Paling banter sekitar 0,5%. 5 orang dari 1000 orang. Sebagian besar malah cuma dapat rugi. Balik modalpun tidak.
Maka ketika dia bilang bahwa orang bisa dapat pekerjaan mudah di paytren, bisa gampang dapat mobil, umroh pergi haji, tanpa pengeculian, dia bohong.
Itu sama saja dengan bandar judi mengatakan bahwa kalau ikut judi Anda pasti menang. Yups. Bandar judi pun tak berani bilang begitu. Padahal peluang untungnya jauh lebih besar dari Paytren.
Tapi yang namanya usaha, wajar ada yang berhasil ada yang gagal toh? Wajar dong di Paytren juga begitu.
Bahwa ada berbagai kemungkian dalam usaha itu benar. Ada kemungkinan sebagian gagal. Tapi di Paytren bukan kemungkinan. Di Paytren itu adalah kepastian bahwa mayoritas mitranya akan gagal alias zonk alias rugi alias tak balik modal.
Begini sederhananya. Katakan untuk dianggap berhasil, Anda harus merekrut 200 orang. Anda untung, 200 orang buntung. Lhooo yang 200 orang kan bisa rekrut lagi? OK. Untuk berhasil juga, yang 200 orang harus rekrut 200×200 = 40.000 orang. 200 orang untung, 40.000 orang buntung. Lhooo yang 40.000 orang bisa rekrut lagi? ya teruskan saja hitungannya, sampai semua penduduk dunia ikut, sampai habis, sampai mentok, komposisi itu sama. setiap 1 untung, ada 200 yang buntung. Itulah hitungan sederhananya.
Beda, kan? Yusuf Mansur dan semua bandar moneygame tau hitunga-hitungan itu. Buat dia tak penting sebagian besar mitranya buntung. Yang penting orang beli aplikasi sampah seharga 350.000. Kadang sampai 10 juta.
Dan dia tak malu-malu untuk berbohong bahwa orang (tanpa kecuali) bisa dapat kerjaan gampang dengan cara ikut Paytren. Dia juga tak malu berbohong di dalam Masjid. Tak malu juga menyisipkan kebohongannya diantara ayat-ayat suci. Dan tak malu bersama oknum MUI membuat sertifikat halal.

Orang tak paham bahwa bisnis semacam Paytren itu menipu

Skema dimana orang dapat untung bila pertambahan member berlipat ganda itu disebut skema piramida. Di Indonesia lebih dikenal dengan Moneygame. Permainan uang, perputaran uang dari member baru ke member lama. Itulah Paytren, Eco Racing, Qnet, Melia Sehat dan sederat nama lain.
Dalam skema itu, selalu ada lebih banyak orang yang rugi diantara segelintir orang yang untung. Makanya, bahkan di negara ‘kafir’ pun itu dilarang.
Sayangnya memang, di Indonesia, skema bisnis seperti Paytren, Eco Racing, Melia Sehat leluasa berjalan. Hukum tak pernah menyentuh. Yang sudah tersentuh hukumpun akhirnya mandek. Itulah Qnet.
Sebagai perbandingan di negara yang lebih maju. Suatu hari MLM Amway mengumumkan pendapatan membernya. Jumlahnya tentu besar. Oleh komisi perdagangan, itu dianggap penyesatan. Seolah-oleh jadi member Amway itu gampang sukses. Padahal data itu bukan net profit dan tidak menggambarkan seluruh member Amway.
Karena kasus itu Amway didenda sekitar 1,5 milyar rupiah.
Referensi: Kasus Amway
Sebagai perbandingan juga, Vemma, MLM produk minuman yang menyesatkan orang dengan kesuksesan kalau bergabung , mirip dengan Paytren, dibubarkan dan ratusan juta dollar harta pendirinya (beberapa trilyun rupiah) disita untuk dibagikan lagi ke para member. Karena itu penipuan.
Referensi: kasus Vemma, FTC

Membiarkan Yusuf Mansur sama dengan membiarkan pelecehan Agamamu

Jangan ragu untuk bilang Yusuf Mansur penipu bila Anda ikut Paytren dan dapat zonk. Dengan begitu Anda membuat Yusuf Mansur lebih sulit membuat kebohongan lain, lebih sulit buat dia bikin moneygame lain.
Seperti kata Kiai Athian Ali beberapa tahun lalu. Membiarkan Yusuf Masnur sama saja membiarkan umat dalam ketidakmengertian.. Itu pandangan Kiai Athian Ali tentang sedekah ngarep Yusuf Mansur. Dan relevan juga dengan moneygame Yusuf Mansur.
Jangan biarkan ummat dalam ketidakmengertian. Membuat Yusuf Mansur tertawa lepas, lagi dan lagi membuat berbagai penipuan berselubung kostum kesucian. Ingat bahwa Yusuf Mansur sedang mencoba moneygame baru: Treninet.
Waspada Yusuf Mansur bikin Moneygame Baru
Mau teman dan saudara kalian terjebak penipuan yang sama dengan Paytren?

Referensi, definisi penipuan

Referensi definisi penipuan dari hukumonline.com,
Penipuan adalah tindakan yang bertujuan menguntungan diri sendiri atau orang lain dengan cara:
  1. Melawan hukum,
  2. dengan memakai nama palsu atau martabat palsu
  3. tipu muslihat,
  4. membuat rangkaian kebohongan,
dan membuat orang lain menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.
Masih bilang Yusuf Mansur bukan penipu? Cintai agama kalian. Jangan mau Agamamu dilecehkan oleh Yusuf Mansur, dijadikan kostum untuk melakukan penipuan. Lantanglah teriak kamu telah ditipu Yusuf Mansur.
Baca juga:
Paytren moneygame

Komentar

  1. Anda syirik bngt ya sama paytren? Segitunya bikin fitnah. Wkwkwkwkwkwk

    BalasHapus
  2. fitnahnya dimana?

    BalasHapus
  3. kasihan. belum balik modal ya? salty banget hahaha

    BalasHapus
  4. Astagfirullahhaladhim , untung ustad sabar

    BalasHapus
  5. Sultan,S.H.,M.H22 Februari 2020 19.01

    Sepanjang ada yg pernah menerima seperti yg dijanjikan walaupun itu angkanya sedikit maka unsur penipuan nya tidak terpenuhi... itulah cerdik nya menghindari jerat pidana nya..he..he..

    BalasHapus
  6. Benar kata penulis emang ustad yg berkaitan sudah di ingatkan oleh ustadz ustad lain tentang paytren yg unsur nya ghoror ini. Banyak ustad2 yg menjelaskan tentang penyimpangan bisnis tsb.

    BalasHapus
  7. Syirik amat sih... gua ngak merasa ditipu.. dan sampai sekarang tetap menggunakan PayTren..

    BalasHapus
  8. wkwk Temen saya aja nyesel pas udah gabung ke paytren, taunya ga dapat apa2. Hanya sebuah aplikasi yang seharusnya gratis tapi jadi berbayar.

    BalasHapus
  9. Mungkin begitu dari sudut pandang hukum formal.

    BalasHapus
  10. bukan sabar, tapi pasrah. Hatinya sebetulnya panas karena kelicikannya di kupas. cuma mau protes gimana? sebab fakta. Mau lapor polisi ya takut kebusukannya malah secara formal terbuka.

    BalasHapus
  11. Masalahnya sistem paytren benar seperti itu ata tidak? Kalau iya bukan penulis ya g sirok tapi elu yang goblok

    BalasHapus
  12. Klau akun nya nggk digunain skitar 1,5 tahun bisa digunain lg nggk ya.soal nya sering gonta ganti peraturan.

    BalasHapus
  13. Dari awal emang kagak tertarik, soalnya emang kayak MLM.

    BalasHapus
  14. Bodoh itu bukan lah ketidak Tahuan akan suatu hal..
    Tapi bodoh itu adalah tidak merasa tahu/tidak mau tau(tidak menyadari) bahwa dirinya di tahu akan suatu hal ( hal yg di mksd adalah di tipu,di bohongi)..

    BalasHapus
  15. Patren itu bukan cuma MLM, tapi mlm moneygame

    BalasHapus
  16. Masalah yang rumit... Berontak takut kualat. Secara.. Dia kan ustadz

    BalasHapus
  17. coba baca2 lagi mbak. kaya gini tuh sama aja kaya mlm

    BalasHapus
  18. penipu gak pantas disebut ustadz

    BalasHapus
  19. Untung gak pernah daftar

    BalasHapus
  20. Saudara ada yg ikut sruh byr 10jt, sekrg jg ga ada hsilnya duitnya g bisa balik, kalau saya pribadi sllu berusaha menjauhi yg namanya MLM apapun bentuknya hmpir pernh ikut untung g diboehin ortu jadi msih terselamatkan

    BalasHapus
  21. Elunya yang goblog coeg... syaraf otak loe udah kesumpel janji manis jadi tajir jadi ga bisa mikir bener

    BalasHapus
  22. 4tahun lalu ikut daftar paytren..350rb dapet aplikasi...ternyata download aplikasi diolaystore yg serupa paytren gratis alias ga usah byr sebesar paytrennya pak.ustad....berarti....

    BalasHapus
  23. Wahai Pa Ustadz Yusuf Mansur. bertaubatlah, karena tidak sedikit orang yang merasa dirugukan.
    dan meminta maaflah pada semua member PayTren

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar