Laris 210 juta pakai calo penipu. Apa Eco Racing biasa begitu?

barang habis calo ngibul

Kalau orang soleh itu, ini kata Kiai ya, gak akan mau barangnya terjual dengan cara menipu. Walaupun yang jual itu calo.

Kisah tukang pasir yang soleh

Bayangkan saja misalnya ada orang soleh menjual pasir. Lalu ada calo yang menipu orang. Calonya bilang ke korban bahwa kalau di dalam pasir itu ada banyak berlian. Korbanpun beli. Si Korban transfer uang ke tukang pasir yang soleh beli pasir 10 truk. Tukang pasir yang soleh tak tau apa-apa. Dia kirim saja itu pasir 10 truk. Diapun membayar komisi buat si calo.

Besoknya orang yang beli bilang ke tukang pasir dia sudah tertipu. Dia beli pasir karena calo bilang ada berlian di dalamnya. Ternyata bohong.

Apa yang kira-kira tukang pasir lakukan?

“Oke bang. Kirim pasirnya kemari. Saya balikin uangnya yah. Nanti saya cari itu si Azis pe’a”.

Kisah tukang Eco racing yang ‘soleh’

Itulah cerita yang mirip dengan kasus pak Sul dan Eco Racing. Dia diperdaya calo yang namanya Azis. Katanya kalau beli Eco Racing bisa dapat uang. Diapun transfer ke Eco Racing. Jelas nomor rekeningnya adalah PT BEST, perusahaannya Eco Racing.

Eco Racing lalu kirim barang. Tak berapa lama pak Sul pun tersadar telah tertipu. Janji dapat uang Rp. 35.000 perhari perpaket selama 100 hari cuma bohong belaka.

Dia lalu melaporkan penipuan itu ke Eco Racing. Tapi boss Eco Racing itu bukan seperti tukang pasir yang soleh. Tak ada terucap ‘Bawa kemari semua barangnya pak, kami beli kembali’.

Bahkan setelah berita penipuan itu viral, boss Eco racing itu juga tetap tak perduli. Tanggapannya cuma mengupload foto selfie pegawainya di kantor polisi.

Kelihatannya tak ada sedikitpun perasaan bersalah dan malu. Padahal Eco Racing dapat untung karena membernya menipu.

Berapa untung buat Eco Racing dari penipuan tersebut? Banyak. Barang yang terjual karena penipuan itu 200 juta lebih. Untung besar buat Eco Racing. Musibah buat pak Sul dan kawan-kawan.

Mengapa Eco Racing harus mengembalikan uang pak Sul

Eco Racing harusnya membatalkan transaksi. Menarik produk dari pak Sul dan kawan-kawan dan mengembalikan uang mereka. Ada banyak alasannya.

Alasan etis dan moral

Sangat tidak etis dan tidak bermoral orang bisnis mendapat untung dari hasil penipuan. Penipuan itu memang dilakukan oleh member alias mitra alias calo Eco Racing. Tapi Eco Racing jelas mendapat untung dari penipuan tersebut. 

Apalagi kalau melihat slogan-slogan Eco Racing yang agamis. No Riba, Go Berkah. Apa artinya slogan itu kalau untung didapat dari hasil penipuan?

Alasan hukum

Secara hukumpun Eco Racing harus menerima kembali barang yang dibeli pak Sul dan kawan-kawan. Mengapa? Karena transaksi itu mengandung unsur penipuan.

Begini bunyi pasal 1320 KUHP.

syarat sahnya suatu perjanjian yang diatur dalam pasal 1320 KUHPerdata,
yakni :

  1. Tercapainya kata sepakat bagi mereka yang mengikatkan diri. Kata sepakat tersebut tidak boleh disebabkan karena adanya kekhilafan, paksaan,  dan penipuan.
  2. Cakap. Untuk membuat suatu perikatan, artinya orang tersebut menurut hukum dapat melakukan perbuatan hukum. Seperti orang yang sudah dewasa, tidak dibawah pengampuan, tidak cacat mental.
  3. Suatu hal tertentu, hal ini berarti perjanjian harus menentukan jenis objek yang akan diperjanjikan.
  4. Suatu sebab atau klausula yang halal, perjanjian yang dibuat tersebut tidak boleh bertentangan dengan perundang-undangan, kesusilaan, dan ketertiban umum.

Transaksi antara pak Sul dan pihak Eco Racing jelas mengandung unsur
penipuan. Pun walaupun itu melalui calo yang bernama Ibnu Azis.

Alasan menjaga brand image

Eco Racing katanya produk yang laris. Katanya karena itu produk yang bisa menghemat bahan bakar sampai 50%. Katanya bisa menurunkan polusi sampai 100%. Katanya banyak perusahaan besar yang beli. Laris seperti kacang gorang.

Kalau demikian, tak ada masalah buat Eco Racing membeli kembali barang pak Sul dan kawan-kawan. Toh barangnya mudah dijual kembali. Tak gampang kadaluarsa pula.

Penutup

Kenapa Eco Racing tak mau membeli ulang barang pak Sul dan kawan kawan?

Entah. Ini sebetulnya super aneh. Padahal katanya Febrian Agung itu orang soleh. Orang soleh harusnya seperti tukang pasir itu. Tak perlu lihat pasal, harusnya langsung membeli kembali barang pak Sul dan kawan-kawan. 

Orang soleh tak perlu menyewa pengacara untuk mengatasi hal ini. Yang nantinya akan membuat korban lebih repot.

Atau mungkin Febrian itu memang bukan orang soleh. Cuma tampilan luarnya saja?

Mungkin Eco Racing malah berharap ada transaksi seperti ini? Dapat cuan, tak perduli barang dijual cara penipuan?

Atau, ini sih kemungkinan terbesarnya. Eco Racing itu laris karena memang dijual oleh para calo dengan cara ngibul. Turun polusi 100%, ASTM, lulus petrolab, lemigas, irit sampai 50%. Semuanya kan ngibul? Itupun laris bukan di masyarakat umum. Tapi dibeli sebagai syarat jadi member.

Jadi, sudah biasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar