Ngustadz Ojatsu dan Dakwah No Riba Go Zonk

Ngustadz itu artinya orang yang menyebut dirinya Ustadz padahal bukan. Atau orang keliru menyebutnya ustadz tapi yang bersangkutan tak protes. Ojatsu? Bukan Ustadz. Tapi di TV One dan dimana-mana dipanggil ustadz dia tak protes. Jadi dia itu ngustadz.

Orang tentu ada tujuannya jadi ngustadz. Umumnya duit. Paling asik cari duit dengan cara ngustadz. Cukup pandai bicara dan merangkai kata di media sosial. Dakwah sambil menawarkan sesuatu. Tak perlu benar, yang penting berkesan wow. Lihat dakwah ngustadz Ojatsu yang ramai dipergunjingkan di Masyarakat Anti Ponzi.

Analogi pebisnis eco racing dan tukang bakso

Ojatsu menganalogikan pebisnis Eco Racing dengan tukang bakso. Tujuannya membenarkan hasrat dapat reward para pebisnis Eco Racing (termasuk dirinya). Katanya: ‘Tukang bakso saja ingin dagangannya terjual, masa pebisnis Eco Racing tak boleh berharap reward?’ Analogi yang ngawur dari orang yang menyebut dirinya sebagai ‘coach bisnis bertauhid’

Pebisnis Eco Racing mendapat reward kalau berhasil mengajak orang lain menjadi mitra baru di Eco Racing. Tukang bakso? Tak ada reward. Dia jualan apa adanya dan dapat untung dari jualan semata. Tukang bakso juga tak mengajak orang lain jadi tukang bakso. Ngapain juga tambah-tambah saingan.

Posting ngustadz ojatsu, tukang bakso
posting ngustadz ojatsu

Dakwah Eco Racing

Ini yang paling menarik. Ngustadz Ojatsu juga menyebut Eco Racing membuka kesempatan orang untuk berdakwah. Berdakwah lewat Eco Racing?

Slogan marketing bisnis Eco Racing itu no riba go berkah. Menentramkan. Bisa dapat berkah tanpa riba itu bikin orang jadi kaya tapi tetap hidup tentram sesuai ajaran Islam.

Tapi jangan sangkut pautkan no riba go berkah sama produknya. Gak nyambung. Pil penghemat BBM (katanya) itu tak ada urusannya sama riba dan dapat berkah. Slogan itu buat tawaran bisnisnya.

Itu kurang lebih artinya, dengan ikut bisnis Eco Racing, jadi mitra MLM Eco Racing, orang bisa dapat berkah tanpa harus riba. Bisa dapat motor, mobil, rumah tanpa hutang ke bank. Cukup jalankan bisnis Eco Racing. Asik.

Dan karena katanya bisa membuat orang terhindar dari riba, maka mengajak orang bisnis Eco Racing itu berarti dakwah. Asli tak ada salahnya. mengajak orang terhindar riba tentu salah satu bentuk dakwah.

Jadi jangan heran dengan kata-kata ‘dakwah eco racing’. Bukan dakwah di arena balap motor, tapi dakwah mengajak orang bisnis Eco Racing. Dengan bisnis itu orang bisa dapat kendaraan dan rumah, berkah, tanpa riba.

Dakwah Eco Racing, para ngustadz di TV One bersama Ngustadz Ojatsu dan Ngustadz lainnya

No Riba Go Zonk

Tinggal masalahnya sekarang, benarkah tanpa riba mendapat berkah di Eco Racing?

Eco Racing itu MLM skema piramida. MLM seperti ini tak akan bisa bertahan kalau tak ada pertambahan mitra baru berlipat ganda.

Baca di Eco Racing, produk dan peluang bisnis

Karena kebutuhan mitra baru berlipat ganda dari bulan ke bulan, lama lama jenuh. Kalau sudah jenuh pasti mandek. Bisnis tak jalan lagi. Mau contoh? Lihat DBS dan Paytren. Saat bisnis tak jalan lagi, komposisi yang dapat berkah dan yang dapat zonk kurang lebih seperti ini:

Komposisi mitra yang mendapat berkah

Dari sekitar 400 an orang mendapat city car, akan ada 87 ribuan orang yang mendapat zonk. Silahkan baca di febran agung membius ustadz.

Kalau ada 1 orang yang mendapat city car, ada 200 an orang yang mendapat zonk. Kompisisi ini akan selalu sama, kurang lebih, baik saat ini maupun saat mandek dan bubar.

Perhitungan itu kalau setiap downline melakukan Repeat Order. Kalau tidak? jumlah yang mendapat zonk akan berlipat.

Maka kalau lihat proporsinya, manakah yang lebih benar dikatakan:

No Riba Go Berkah, atau No Riba Go zonk? Tentu yang terakhir. Lalu dakwah macam apa yang membuat ngustadz dapat berkah dan ratusan orang dapat zonk? Tentu dakwah sesat.

Begitulah adanya. Kalau orang yang tak ada apa-apanya disebut Ustadz. Lalu yang bersangkutan ikut bisnis sesat. Dakwahnya pun dakwah sesat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar