ABDI - MLM Skema Piramida berbalut akademi digital

ABDI singkatan dari akademi bisnis digital. Iklannya suka muncul di media online seperti detik.com. Tawarannya sekilas asik. Katanya dapat ilmu gratis tentang bisnis digital. Dapat berbagai modul supaya orang bisa jualan onlne.

Di video iklannya, disebutkan bahwa ABDI memberikan solusi bagi semua masalah bisnis online. Wow banget. Mestinya yang bicara begitu orang yang bener-bener ahli dan sudah terbukti berhasil bisnis online.

Disebut juga bahwa kalau Anda belum punya produk, jangan khawatir, ABDI akan menyediakan produknya. Tinggal Anda jual saja. Nanti dapat komisi. Asik. Asik sekaligus mengundang kecurigaan. Jangan-jangan cuma orang supaya beli produk? Ternyata lebih dari itu. Ternyata MLM sesat. MLM moneygame yang cuma fokus cari member baru. Mari simak.

Cara menghasilkan uang di ABDI

Untuk jadi member ABDI, Anda harus keluar uang Rp. 500.000. Dengan uang itu anda akan mendapatkan sejumlah modul tentang bisnis online. Anda juga mendapatkan produk dengan merek essenzo oil.

Lalu nanti member bisa dapat penghasilan? Bisa. Dengan cara mengajak orang lain untuk jadi member. Setiap berhasil mengajak orang lain, member akan dapat komisi 100.000 rupiah.

Maka tak heran kalau di media sosial berseliweran promo-promo dari member ABDI. Apakah promonya jualan produk online? Harusnya begitu. Kan akademi bisnis digital. Tapi promonya bukan itu. Promonya cuma mengajak orang lain jadi member. Ha. Akademi Bisnis Digital macam apa?

Kenapa tak ada yang jualan produk? Jual produk Essenzo Oil gitu? Tak laku. Barang sejenis banyak yang lebih murah. Silahkan cari di Tokopedia.

mengapa ABDI itu moneygame skema piramida?

Skema piramida itu kalau bisnis lebih fokus cari member baru daripada jualan produk. ABDI jelas-jelas seperti itu. Sama seperti Eco Racing, Paytren, melia sehat dan sederet MLM skema piramida lainnya.

ABDI juga menyalahi aturan dalam permendag No. 70 2019 yang melarang MLM mewajibkan member baru membeli paket produk saat pendaftaran.

Katanya dapat SIUPL? Ya jangan heran. Q-net yang akhirnya jadi kumpulan kriminal pun dapat SIUPL. Itupun kalau benar dapat SIUPL.

Layakkah bergabung di ABDI?

Tidak. Lebih baik jualan produk yang real.

Di ABDI anda perlu rekrut orang untuk dapat untung. Untuk balik modal saja Anda perlu 5 orang. Jualan produk? Lebih mudah jual produk daripada cari member. Kecualai Anda mengeluarkan jurus yang sama: Janji sukses. Janji abal-abal khas moneygame.

Karena setiap member harus rekrut orang, anggaplah 10 orang saja setiap member, maka kebutuhan member baru akan terus membengkak 10 kali lipat dari waktu ke waktu. Dari 10 orang butuh 100, lalu 1000, 10.000, 100.000, 1000.000, sepuluh juta, seratus juga.

Tak sampai jutaan pun pasti jenuh. Pasti makin susah cari orang. Mau penghasilan yang kontinu? Jangan harap.

Bagaimana dengan ‘ilmu’ nya? Kan namanya akademi? Dikasih berbagai pelajaran? Ilmunya standar saja. Di internet gratis. Googling saja cara beriklan di facebook, cara mendatangkan trafik ke website, cara beriklan di google. Semua ada. Tak perlu bayar.

Ilmu yang didapat malah ilmu sesat. Maim MLM skema piramida.

Lagi pula, Anda harus kritis juga. Siapa yang bikin akademi? Sudah pantaskah? Sudah pernah sukses bisnis online sebelumnya? Namanya tak pernah terdengar kecuali di bisnis MLM skema piramida ini.

ABDI itu sebetulnya cuma cara lama. Dulu sekali Anne Ahira pernah pakai cara yang sama. Jual modul ecek-ecek. Orang dapat uang kalau cari member baru. Cuma ABDI menambah dengan produk. Kalau produknya laku dijual mungkin tak terlalu masalah. Sayangnya memang tidak laku.

Catatan: ABDI memakai produk dari PT sinergi rezeki ananta Essenzo. Yang punya orang yang sama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar