Dagelan Eco Racing menutupi skema piramida

MLM skema piramida itu pasti akan jenuh. Saat jenuh, mitra yang belum balik modal rugi karena belum balik modal. Belum dapat mitra baru.

Kenapa jenuh? Karena skema piramida membutuhkan pertambahan mitra berlipat ganda dari waktu supaya mitranya untung. Saat calon mitra potensial habis, jenuhlah dia. Dan itu merugikan mitra yang belum belum cukup mendapatkan mitra baru. Itu sebabnya skema piramida itu dilarang.

Katanya eco Racing bukan skema piramida. Kata siapa? kata yang punya. Tapi faktanya memang skema piramdia alias moneygame. Ciri-cirinya sesuai dengan ciri yang disebut di permendag. Cuma ditutupi dengan istilah yang malah jadi bikin lucu.

Ciri skema piramida menurut permendag 70 2019

Ciri skema piramida menurut permendag 70 2019:

Menerima pendaftaran keanggotaan sebagai Penjual Langsung dengan identitas yang sama dan hak usaha lebih dari 1 (satu) kali.

Yang dimaksud identitas yang sama tentu meksudnya orang yang sama. Yang dimaksud hak usaha adalah hak untuk menjual, hak untuk mendapat komisi penjualan dan hak untuk mendapatkan berbagai bonus.

Fakta di Eco Racing

Tapi di Ecoraracing sekarang tak ada lagi pembelian lebih dari 1 hak usaha. Katanya.

Di Eco Racing sekarang, saat mendaftar pertama kali orang hanya bisa menjadi mitra dengan peringkat ‘basic’. Hak usaha tentu satu. Caranya mendaftar Rp. 100.000 rupiah dan membeli 1 paket produk Eco Racing.

Kalau mau peringkat yang lebih tinggi bisa beli tambahan produk. Misalnya, mau naik dari basic ke reguler (istilah lama adalah sub agen) member harus membeli 2 paket produk lagi.

Dan menurut Eco Racing, pembelian repeat order untuk naik peringkat itu bukan pembelian hak usaha. Dalam himbauan Eco Racing juga disebut bahwa sekarang tak boleh lagi ada istilah pembelian hak usaha.

eco racing hapus istilah beli hak usaha

Jadi, tak ada mitra yang punya lebih dari 1 hak usaha? Mari kita lihat.

Mitra Tuyul supaya tak ketauan skema piramida

Apa yang sebetulnya terjadi kalau orang menjadi mitra reguler (membeli total 3 paket produk).

Misalnya si Bejo daftar, membeli 1 paket Eco Racing dan peringkatnya adalah basic. ID nya adalah XXX. Dia lalu membeli lagi 2 paket, peringkatnya menjadi reguler/sub agen.

Tampilan jaringan si Bejo akan menjadi gambar dibawah ini. Jaringannya sudah mempunyai slot untuk 4 mitra yang akan menjadi downline langsungnya.

Jaringan untuk paket 3

Coba lihat dari keempat slot downline tersebut. Tertulis jelas bahwa:

  • Upline si A dan si B adalah xxx01, bukan XXX (si Bejo)
  • Upline si C dan si D adalah xxx02, bukan XXX (si Bejo)

Lho? siapakah xxx01 dan xxx02? Kenapa A s/d D itu uplinenya tidak langsung si Bejo? xxx02 dan xxx02 adalah mitra tuyul, saudara-saudara. Kenapa disebut mitra tuyul? karena ada tapi tak terlihat. Mitra itu sebetulnya adalah si bejo juga.

Jadi, si bejo punya 3 ID kemitraan? Betul sekali. Yang berarti, punya 3 hak usaha!

Gambar aslinya sebetulnya seperti ini, setelah bebacaan dan tuyulnya terlihat

Eco Racing, 1 orang dengan 3 hak usaha

Mitra tuyul itu jelas punya hak usaha. Bisa mendapat bonus pembelian, bisa mendapat bonus pasangan dan bisa punya downline.

Mitra tuyul bisa dapat bonus pasangan

Mitra tuyul bisa dapat bonus pasangan. Jadi dari adanya downline A dan B, mitra tuyul xxx01 dapat 1 bonus pasangan. Dari adanya downline C dan D, mitra tuyul xxx02 dapat 1 pasangan. Bonus-bonus itu tentu akhirnya akan mengalir ke pemilik tuyul

Mitra tuyul bisa dapat komisi pembelian

Bila si Bejo tadi melakukan repeat order (membeli ulang paket Eco Racing), dia bisa mencatatkan pembelian tersebut sebagai pembelian tuyul xxx01 atau xxx02. Dalam video ini jelas terlihat hal tersebut.

Bonusnyapun akan tercatat sebagai bonus untuk xxx01 atau xxx02.

Jadi, menjadi mitra dengan peringkat lebih tinggi di Eco Racing itu bukan cuma masalah jumlah pembelian, tapi jelas adalah jumlah usaha. Makin tinggi peringkat, makin banyak pula hak usahanya.

Apakah dagelan itu memperdaya Kementerian Perdagangan?

Semua upaya Eco Racing, menghapus istilah pembelian hak usaha, merubah tampilan jaringan itu cuma dagelan yang tidak lucu.

Apakah dagelan itu akan memperdaya kementerian perdagangan? Kita lihat saja.

Permendag 70 2019 itu baru seumur jagung. Efeknya sudah ada. Paling tidak Eco Racing sampai ‘ngibul’ lagi supaya tak disebut skema piramida. Tapi ngibul itu tidak menghilangkan skema piramida-nya.

Dan seharusnya MLM yang melanggar aturan diberi peringatan. Kalau tidak berubah, SIUP dicabut. Kalau dibiarkan, ya mungkin menurut Dirjen Bina Usaha Kementerian Perdagngan dagelan itu lucu dan pantas dilestarikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fingo, tipu-tipu berkedok e-commerce

Vtube, penipuan bisnis iklan lagi

EDC Cash Penipuan cucu MMM, ponakan E-Dinar